About Charon.com

Manual Description Here: Ea eam labores imperdiet, apeirian democritum ei nam, doming neglegentur ad vis.

Recent Post

Contoh Daftar Riwayat Hidup


Daftar Riwayat Hidup sangat dibutuhkan dalam Berbagai hal seperti mendaftar Pekerjaan  dan Sebagainya, Sebab Daftar Riwayat hidup merupakan salah satu syarat dalam Perlengkapan dokumen kita, Jadi saya Melampirkan Contoh daftar Riwayat Hidup ini agar dapat dijadikan oleh Teman-teman sebagai Panduan. Jika Ingin Mendownloadnya Klik disini.
Semoga Bermanfaat.
Read More...

Pentingnya STR, NIRA dan SIPP Bagi Perawat



STR, NIRA dan SIPP Adalah Merupakan Sesuatu yang harus dimiliki Oleh Seoarang Perawat, Sebab Menjadi Perawat adalah Sebuah Profesi Yang sangat Beresiko Tinggi yang setiap harinya menghadapi orang sakit, Sekarat, Bahkan yang Sudah Meninggal.

Walaupun Bekerja dengan Baik, yang mana Seorang Perawat Sudah Mengikuti aturan Kerja ( Standar Operasional Prosedur ) Keperawatan, akan tetapi itu tidak sepenuhnya dapat menjamin kalau kita dapat terhindar dari Kecelakaan Kerja, Seperti Keterlambatan dan Kelalaian Melakukan Tindakan Medis yang Mungkin kita tidak Melakukan Kesengajaan tersebut.
Maka dari itu kita Juga harus Menyiapkan sesuatu untuk menghindari Segala Sesuatu yang tidak kita harapkan. seperti Tuntutan hukum dari Keluarga Pasien. Oleh sebab itu dihimbau Kepada Rekan Sejawat agar sesegera mungkin untuk Menyiapkan Tameng hukum untuk perawat, Tentunya itu adalah STR, Nira dan SIPP.
Seperti Pepatah bijak Mengatakan Siapkan Payung Sebelum Hujan dan Pepatah Medis Juga Mengatakan Lebih Baik Mencegah dari Pada Mengobati..

Perawat merupakan seorang yang yang telah lulus pendidikan tinggi Keperawatan, baik didalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan (UUK. No. 38 tahun 2014).
Pemberian asuhan keperawatan merupakan tugas praktik keperawatan yang merupakan rangkaian interaksi perawat dengan klien dan lingkungannya untuk mencapai tujuan pemenuhan kebutuhan dan kemandirian klien dalam merawat dirinya.
Dalam menjalankan praktik keperawatan perawat dituntut untuk memiliki NIRA, STR, dan SIPP hal ini sesuai dengan perautaran perundang-undangan, permenkes, dan juga peraturan organisasi profesi yang diakui oleh perundang-undangan yakni PPNI, mengapa NIRA, STR, & SIPP WAJIB dimiliki oleh perwat, berikut penjelasanya yang dianalisis dari Undang-Undang Keperawatan No. 38 Tahun 2014 dan AD/ART PPNI.


STR (Surat Tanda Registrasi)

CONTOH STR
STR merupakan bukti tertulis yang diberikan oleh Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) kepada perawat yang telah LULUS UJI KOMPETENSI (telah memiliki sertifikat kompetensi). UKOM (Uji Kompetensi) diselenggarakan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi (DIKTI Kemenristekdikti). Dengan memiliki STR menandakan perawat tersebut Kompoten dan bisa bekerja dipelayanan keperawatan baik difasilitas kesehatan ataupun mandiri. Persyaratan pengurusan STR perawat cukup menyediakan berkas (FC Ijazah Ners/Diploma, Sertifikat Kompetensi, & surat rekomendasi dari PPNI Provinsi) dan diajukan ke Majelis Tenaga Kesehatan Provinsi (MTKP) yang berkantor di Dinas Kesehatan Provinsi.







NIRA (Nomor Induk Registrasi Anggota)

NIRA tertera Pada Kartu Anggota PPNI
NIRA dikeluarkan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPNI yang berlaku secara Nasional. Seorang perawat yang memiliki NIRA berarti perawat tersebut telah tercatat sebagai Anggota PPNI. Dalam pengurusan NIRA terbilang mudah perawat cukup mengakses di Stus Resmi PPNI, setelah itu melapor ke komisariat/ppni kab/kota telah melakukan pendaftaran NIRA secara online dan membayar besaran uang pangkal bagi anggota baru Rp. 100.000 ditambah iuran anggota sebesar Rp. 200.000 + Rp. 60.000 (unti ICN/Internation Council Nursing) jadi total pembayaran untuk menjadi anggota PPNI Rp. 360.000 (Rp. 100.000 uang pangkal & Rp. 260.000 iuran /tahun) hal ini sesuai dengan amanah AD/ART PPNI.
Apakah Anda Sudah Memiki Nomor Keanggotaan ( NIRA )???? Kalau belum Segera daftarkan diri Anda pada Link Berikut Klik disini

SIPP (Surat Ijin Praktik Perawat)
SIPP bukti tertulis yang diberikan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota kepada perawat sebagai pemberian kewenangan untuk menjalankan praktik keperawatan. Untuk pengurusan SIPP perawat mengajukan berkas (STR, Rekomendasi PPNI Kab/kota domisili) diajukan ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dimana perawat tersebut berdomisili. SIPP diberikan kepada perawat paling banyak 2 (Fasilitas kesehatan 1 dan Praktik Mandiri 1) untuk praktik mandiri perawat wajib mencantumkan papan praktik keperawatan.
Jadi dengan memiliki NIRA, STR, & SIPP perawat tersebut telah mematuhi aturan perundang-undangan sehingga dalam menjalankan praktik keperawatan perawat merasa aman dan nyaman.
Read More...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN TETRALOGI OF FALLOT

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN  DENGAN TETRALOGI OF FALLOT
  
Tetralogi fallot (TF) merupakan penyakit jantung sianotik yang paling banyak ditemukan dimana tetralogi fallot menempati urutan keempat penyakit jantung bawaan pada anak setelah defek septum ventrikel,defek septum atrium dan duktus arteriosus persisten,atau lebih kurang 10-15 % dari seluruh penyakit jantung bawaan, diantara penyakit jantung bawaan sianotik Tetralogi fallot merupakan 2/3 nya. Tetralogi fallot merupakan penyakit jantung bawaan yang paling sering ditemukan yang ditandai dengan sianosis sentral  akibat adanya pirau kanan ke kiri.

Tetralogi of Fallot adalah suatu penyakit dengan kelainan bawaan yang merupakan kelainan jantung bawaan sianotik yang paling banyak dijumpai.  dimana tetralogi fallot menempati urutan keempat penyakit jantung bawaan pada anak setelah defek septum ventrikel,defek septum atrium dan duktus arteriosus persisten,atau lebih kurang 10-15 % dari seluruh penyakit jantung bawaan, diantara penyakit jantung bawaan sianotik Tetralogi fallot merupakan 2/3 nya. Tetralogi fallot merupakan penyakit jantung bawaan yang paling sering ditemukan yang ditandai dengan sianosis sentral  akibat adanya pirau kanan ke kiri. Dari banyaknya kasus kelainan jantung  serta kegawatan yang ditimbulkan akibat kelainan jantung bawaan ini, maka sebagai seorang perawat dituntut untuk mampu mengenali tanda kegawatan dan mampu memberikan asuhan keperawatan  yang tepat (Staf IKA, 2007).
Tetralogi of fallot adalah penyakit jantung kongentinal yang merupakan suatu bentuk penyakit kardiovaskular yang ada sejak lahir dan terjadi karena kelainan perkembangan dengan gejala sianosis karena terdapat kelainan VSD, stenosispulmonal, hipertrofiventrikel kanan, dan overiding aorta (Nursalam dkk, 2005). Defek Septum Ventrikel (VSD) yaitu lubang pada sekat antara kedua rongga ventrikel. Stenosis pulmonal terjadi karena penyempitan klep pembuluh darah yang keluar dari bilik kanan menuju paru, bagian otot dibawah klep juga menebal dan menimbulkan penyempitan. Hipertrofi ventrikel kanan atau penebalan otot di ventrikel kanan karena peningkatan tekanan di ventrikel kanan akibat dari stenosis pulmonal. Overiding aorta merupakan keadaan dimana pembuluh darah utama yang keluar dari ventrikel kiri mengangkang sekat bilik, sehingga seolah-olah sebagian aorta keluar dari bilik kanan.
Tetralogi of fallot paling banyak ditemukan dimana TOF ini menempati urutan keempat penyakit jantung bawaan pada anak setelah defek septum ventrikel, defek septum atrium duktus arteriosus, atau lebih kurang 10 % dari seluruh penyakit bawaan, dan merupakan penyebab utama diantara penyakit jantung bawaan sianostik. 95% dari sebagian besar bayi dengan kelainan jantung tetralogi of fallot tidak diketahui, namun berbagai faktor juga turut berperan sebagai penyebabnya seperti pengobatan ibu ketika sedeang hamil, faktor lingkungan setelah lahir, infeksi pada ibu, faktor genetika dan kelainan kromosom.
Insidens tetralogi of fallot di laporkan untuk kebanyakan penelitian dalam rentang 8 – 10 per 1000 kelahiran hidup. Kelainan ini lebih sering muncul pada laki – laki daripada perempuan. Dan secara khusus katup aorta bikuspid bisa menjadi tebal sesuai usia , sehingga stenosis bisa timbul. Hal ini dapat diminimalkan dan dipulihkan dengan operasi sejak dini. Sehingga deteksi dini penyakit ini pada anak – anak sangat penting dilakukan sebelum komplikasi yang lebih parah terjadi. Oleh karena itu, kami membuat makalah ini agar bermanfaat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pembaca makalah ini yang membahas kelainan jantung tetralogy of fallot serta asuhan keperawatan yang tepat untuk mengatasi masalah ini.
Untuk Download Dokumennya Klik disini !!!Semoga Bermanfaat
Read More...

Menyesal Karena Menolak Pemberian Vaksin

 
Sudah Terlambat Untuk Menyesal

Pemahaman yang salah mengenai vaksinasi bukan hanya terjadi di Indonesia. Masyarakat di beberapa negara maju pun masih ada yang menganggap vaksin atau imunisasi tidak perlu diberikan kepada putra-putri mereka.
Alasannya, mereka khawatir anak mereka justru akan menjadi sakit jika divaksin. Tara Hills adalah seorang ibu di Kanada yang mempercayai pendapat ini.
“Saya ingin membuktikan bahwa (pemahaman) kami benar,” kata Hills. “Namun kemudian kami sadar kalau pemahaman itu ternyata salah.”
Tara Hills dan anak-anaknya terpaksa terisolasi dalam rumah mereka sendiri, karena ke-7 anak itu menderita pertusis atau yang juga dikenal dengan batuk rejan. batuk 100 hari ( Pertusis ) adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan penderitanya akan mengalami batuk parah, kadang hingga sulit untuk bernafas.
Di negara maju seperti Kanada, penderita penyakit menular seperti batuk rejan, bahkan flu ringan sekalipun, dianjurkan tidak bepergian karena dikhawatirkan akan menularkan penyakitnya pada orang lain. Mereka harus tinggal di rumah atau rumah sakit sampai sembuh total.

Jumlah peminat vaksin semakin menurun

Laju vaksinasi di Kanada dan Amerika Serikat sempat menurun di beberapa kelompok masyarakat. Sebagian besar karena dipicu meningkatnya skeptisisme tentang bahaya imunisasi yang menyebar di internet, bahkan ketika bukti ilmiah tentang keamanan dan efektifitas vaksin telah disosialisasikan.
Sebuah studi kontroversial di tahun 1998 mengkorelasikan antara vaksin campak dengan autisme. Akibatnya, jumlah peserta vaksinasi pun menurun. Sedangkan jumlah penderita batuk rejan dan campak belakangan ini malah meningkat di kedua negara maju tersebut.

‘Siapa yang harus kami percayai?’

Meski demikian, apa yang dialami keluarga ini bukan hanya kesalahan Nyonya Hills sepenuhnya. Dalam blog TheScientificParent.org, ia menuliskan alasan penolakannya terhadap vaksinasi. Ia mengakui telah memvaksinasi tiga dari tujuh anaknya, dan tak lagi melakukannya karena didera rasa takut.

Gerakan menolak vaksin yang sedang tren di beberapa negara ternyata mendatangkan penyesalan bagi seorang ibu di Kanada.

“Kami berhenti (memberikan vaksinasi) karena khawatir dan tidak tahu siapa yang harus kami percayai,” tulisnya. “Apakah kalangan medis merupakan bagian dari konspirasi besar? Apakah vaksinasi masih diperlukan saat ini?
Apakah kami telah membahayakan keselamatan anak-anak tanpa kami sadari? Tak ada asap tanpa api, jadi kami tak punya pilihan selain berdiam diri dan berharap semua baik-baik saja.”
Rasa khawatir Nyonya Hills semakin menjadi ketika ia mendengar seorang tetangga terkena campak.”Saya membaca kembali semua ulasan ilmiah dan bukti tentang kekebalan (setelah mendapat imunisasi). Akal sehat saya pun menjadi tercerahkan dan sadar tentang tanggung jawab sosial kami kepada sesama manusia.
Ini saatnya saya melakukan sesuatu yang benar. Saya segera menemui dokter keluarga dan kami bersama-sama membuat jadwal vaksinasi untuk anak-anak saya,” tulisnya.
Selanjutnya di halaman berikut, ketujuh anaknya terkena batuk rejan (pertusis)…

Penyesalan selalu datang terlambat

Apa boleh buat, beberapa saat menjelang vaksinasi, tujuh anak Nyonya Hills mendadak terjangkit batuk rejan. Tentu ini sangat ironis karena vaksin anti batuk rejan sudah diproduksi di Kanada sejak 70 tahun silam.
“Saat ini keluarga saya harus menanggung konsekuensi akibat informasi yang salah dan kekhawatiran yang berlebihan tentang vaksin,” tulis Hills. “Saya bisa memahami jika para keluarga di lingkungan kami marah, karena batuk rejan yang diderita anak kami bisa menular pada anak-anak mereka.
Saya ingin mereka paham bahwa keputusan menolak vaksin saat itu saya buat justru untuk melindungi anak-anak kami. Dan saya akan berusaha sedapat mungkin untuk mengubah pendapat para orangtua lain yang masih anti vaksinasi.”
“Kami berubah pikiran tentang vaksin setelah tercerahkan oleh ilmu pengetahuan. Dan kami harus melalui jalan yang berat untuk mendapatkannya,” pungkas Hills.
Parents, semoga Anda pun semakin tercerahkan tentang manfaat vaksin bagi anak-anak kita.
Referensi : www.washingtonpost.com
Read More...

Askep Leukimia.Pdf

Askep Leukimia.Pdf
 Leukemia 
adalah istilah umum yang digunakan untuk keganasan pada sumsum tulang dan sistem limpatik (Wong, 1995). Sedangkan menurut Robbins & Kummar (1995), leukemia adalah neoplasma ganas sel induk hematopoesis yang ditandai oleh penggantian secara merata sumsum tulang oleh sel neoplasi. Akut Limfoblastik Leukimia (ALL) adalah bentuk akut dari leukemia yang diklasifikasikan menurut cell yang lebih banyak dalam sumsum tulang yaitu berupa lymphoblasts. Pada keadaan leukemia terjadi proliferasi sel leukosit yang abnormal, ganas, sering disertai bentuk leukosit yang lain daripada normal, jumlahnya berlebihan dan dapat menyebabkan anemia, trombositopenia, dan diakhiri dengan kematian (Ngastiyah, 1997). Akut Limfoblastik Leukimia (ALL) merupakan penyakit yang paling umum pada anak (25% dari seluruh kanker yang terjadi). Di Amerika Serikat, kira-kira 2400 anak dan remaja menderita ALL setiap tahun.Insiden ALL terjadi jauh lebih tinggi pada anak-anak kulit putih daripada kulit hitam. Perbedaan juga tampak pada jenis kelamin, dimana kejadian ALL lebih tinggi pada anak laki-laki kurang dari 15 tahun. Insiden kejadian 3,5 per 100.000 anak berusia kurang dari 15 tahun. Puncak insiden pada umur 2-5 tahun dan menurun pada dewasa (Supriatna, 2002).
 Apakah anda membutuhkan Askep, Silahkan diDownload disini !!!
Read More...